Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on Sep 14, 2015 in Bekerja Sesuai Passion | 0 comments

Ini Jadinya Bila Pekerjaan Tak Sesuai Passion

Ini Jadinya Bila Pekerjaan Tak Sesuai Passion

Adanya passion dalam bekerja akan memberikan kekuatan meraih kesuksesan berkarier. Namun, ada berbagai alasan sehingga wanita harus bekerja tak sesuai passion. Lantas, bagaimana bila pekerjaan tak sesuai passion?

“Kalau mau jujur sih, passion aku sebenarnya bukan di bidang yang kujalani sekarang. Tapi aku berusaha untuk menikmati pekerjaan yang sudah kugeluti bertahun-tahun ini,” kisah Sinta.

Lain hal dengan Adinda yang hanya mau beraktivitas sesuai passion-nya, “Kalau enggak begitu, aku suka rada malas, kerja setengah hati. Kan, kalau kerja sesuai passion, kita menjalaninya dengan baik, tanpa tertekan dan hasilnya optimal.”

Ya, tak sedikit kaum hawa yang saat ini memilih karier tak sesuai dengan keinginan, jauh dari cita-cita dan bukan didasari passion. Menurut Ria Kurniawati, M.Psi., psikolog dari MHC (Multi Human Cendikiawan) Langkahku Child & Educare Jakarta, ada berbagai alasan sehingga wanita harus memilih karier atau passion, dan berakhir pada pilihan untuk bekerja tak sesuai passion.

Alasan seseorang tak bekerja sesuai passion di antaranya karena tuntutan orangtua, tuntutan lingkungan sosial, serta tersedianya peluang atau kesempatan kerja yang terbatas. Bekerja sesuai dengan latar belakang pendidikan pun tidak menjamin bahwa itu sesungguhnya adalah passion.

“Maka tak heran, begitu banyak wanita karier yang mengalami ketidakpuasan menjalani pekerjaannya. Mereka bekerja hanya menjalankan rutinitas keseharian yang nyaris tak berbeda dari waktu ke waktu. Kondisi ini tidak jarang membuat mereka merasa bosan, tidak memiliki tantangan, minat bahkan kecintaan dalam menjalankan pekerjaan.”

Lantas, apa yang terjadi bila pekerjaan tak sesuai passion?

1. Bila wanita bekerja “tanpa peduli” di mana dan bidang apa saja asal mendapat uang, cenderung hanya memprioritaskan penyelesaian kerja tanpa mementingkan kualitas. Hasil kerja pun seadanya.

2. Bila pekerjaan tak sesuai passion, ada kecenderungan orang menyelesaikan tugas-tugas yang tidak disukai tanpa adanya kualitas, hanya akan memunculkan rasa lelah dan kebosanan, sehingga kurang membawa pengaruh positif bagi lingkungan kerja.

3. Cenderung rentan terhadap stres kerja dan sulit mengembangkan diri. Alhasil, butuh usaha lebih besar untuk mendapatkan kemajuan dalam pekerjaannya.

4. Yang paling ekstrem adalah bila pekerjaan tak sesuai passion, dapat memicu depresi karena ketidakcintaan dalam melakukan pekerjaan. Ia butuh waktu dan tenaga yang lebih besar untuk dapat menyesuaikan diri, serta bertahan menekan perasaannya bekerja pada lingkungan yang tidak disukainya.

Tentu, hal itu tak diinginkan, bukan? Nah, bila saat ini Anda merasa bekerja pada bidang yang belum sesuai passion, ada banyak cara untuk memperbaikinya, kok. Berikut beberapa cara tumbuhkan kecintaan pada pekerjaan agar hasil tetap optimal.

1. Belajar mencintai pekerjaan dan karier Anda. Bukan sekadar melakukan apa yang dicintai, tapi juga belajarlah mencintai apa yang Anda lakukan saat ini.

2. Berfokus pada kualitas pekerjaan saat ini. Tidak peduli pada bidang apa Anda bekerja, lakukan dengan optimal. Pemikiran ini akan memunculkan semangat sehingga Anda tidak akan ragu, bahkan dapat terus memperbaiki dan mengoptimalkan karier.

3. Keluar dari zona nyaman. Berlatih untuk dapat keluar dari zona nyaman Anda, ciptakan, dan raih tantangan yang ada dengan passion yang Anda ciptakan untuk mendapatkan kepuasan kerja secara profesional.

4. Pengalaman dan waktu. Artinya, bila pekerjaan tak sesuai passion, bukan berarti Anda tak bisa sukses kok! Passion akan datang seiring dengan penguasaan akan karier, bertambahnya keahlian yang dimiliki, serta lamanya waktu yang dilalui akan dapat mengoptimalkan kinerja kita.

share...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on Google+Print this page

Post a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*